Catatan Pengembara

Kasih Sayang Untuk Keluarga

0
Posted in Parenting By Poselver ada

Penggalan lirik lagu “Cinta Yang Tulus” dari Gito Rollies di atas, kiranya bisa membawa kita memahami maksud dan makna “True Love”. Soalnya, cinta sejati tidak bisa dihara­ ahkan, namun bisa kita lakukan dan rasakan. Seperti yang dinyanyikan Gito, jika mencintai dengan ketulusan hati, seseorang akan memberikan dirinya dengan tulus dan akan menerima orang lain dengan tulus pula. Kesehariannya penuh kesabaran, mau mengalah, mampu membuat keadaan menjadi tenteram. Dengan itu semua, tidak hanya dirinya, orang lain di sekitarnya pun; pasangan, anak-anak, keluarganya, akan merasa bahagia, bangga, dan penuh semangat.

LEBIH DARI SEKADAR MATERI

Makna cinta sejati memang teramat dalam. Ia muncul ke permukaan dalam bentuk ucapan, tingkah laku, tatapan, dan keyakinan, langsung dari inti manusia, dari lubuk hati yang paling dalam. Dalam cinta sejati ada kesediaan untuk memerhatikan dan “melindungi” yang dicintai agar terbebas dari ketidaknyamanan, baik ­ fisik, psikis, maupun sosial. Dengan kesediaan yang besar untuk memberi perhatian, pemberi cinta akan terlibat secara emosional dengan yang dicintai, ada sebuah ikatan batin yang terjadi. Keluarga yang diikat dengan “True Love“ akan saling mengenal dan mengetahui apa yang dirasakan anggota keluarga lainnya, akan mengetahui apa yang menyenangkan dan yang tidak menyenangkan, apa yang diharapkan, kebutuhan apa yang perlu dipenuhi, dan akan mengupayakan semaksimal mungkin untuk bisa memenuhinya.

Bahkan, dia pun akan mengorbankan kepentingannya dengan ikhlas untuk orang yang dicintainya tersebut. Semua dilakukan bukan demi memenuhi kewajiban, tapi karena ia sendiri akan puas, bahagia bila orang yang dicintainya itu bahagia. Jadi, memang benar “True Love” itu bukan masalah materi, bukan masalah ­ fisik, tapi lebih dari itu, rasa. Lirik pertama lagu “Cinta Yang Tulus” mengungkapkan hal ini: “Cinta yang tulus di dalam hatiku tlah bersemi karenamu. Hati yang suram kini tiada lagi, tlah bersinar karenamu”.

TEMPAT TERINDAH BAGI ANAK

Bilamana seluruh anggota keluarga memiliki cinta sejati, berarti Papa, Mama, dan anak-anak sudah memiliki kesediaan untuk saling peduli, saling memerhatikan, dan saling memahami antara suami-istri, antara orangtua dan anak-anak, antara saudara kandung. Dengan begitu, kerukunan keluarga bisa terjaga dan nantinya akan membawa ketenteraman serta keharmonisan. Jika itu bisa terwujud, keluarga akan menjadi tempat dimana seluruh anggota, utamanya anakanak, tumbuh dan berkembang dengan optimal. Kenapa? Karena mereka akan terpenuhi kebutuhan fisik, psikis, dan sosialnya. Anak-anak kelak diharapkan akan tumbuh dan berkembang menjadi manusia yang memiliki kasih sayang kepada sesama, mandiri, kuat, dan memiliki pengendalian emosi yang lebih baik.

KOMUNIKASI ALAT UTAMA

Setiap keluarga bisa mewujudkan cinta sejati. Komunikasi adalah alat utama untuk itu. Kepercayaan, saling membantu, adalah penopang agar cinta sejati bisa terus bersemi. Orangtua adalah penentu “True Love “ bisa hidup dan tumbuh di dalam keluarga. Orangtua adalah panutan, orangtua adalah public ­ gure, orangtua adalah idola, dan orangtua adalah cermin, bagi anak-anaknya, sementara suami adalah imam istrinya.

Untuk anak sebaiknya berikan pelatihan berbagai bahasa asing penting di lembaga kursus bahasa asing terbaik agar menjadi bekal berbahasa di kemudian hari.

Leave a Reply