Catatan Pengembara

Konveksi Tas Jakarta & Keadaan Monas

0
Posted in Jasa By Poselver ada

Konveksi tas mengungkapkan bahwa Jakarta, tempat berdirinya monas, tempat istana negara berada, tempat bapak kepala Negara bersinggah, kota  dengan segala seluk beluk metropolitannya. Ngomong-ngomong soal monas, pasti tak asing dengan tugu satu ini. Monas berasal dari singkatan Monumen Nasional. Monas adalah monumen peringatan yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia untuk merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda. 

Monas memiliki tinggi 433 kaki (132m).  Bentuknya yang menjulang  memiliki kandungan falsafah “Lingga dan Yoni” yang menyerupai “Alu” sebagai “Lingga” dan bentuk wadah yang berupa ruangan yang menyerupai “Lumpang” sebagai “Yoni”. Bentuk garis-garis yang bergerak tidak selalu merata, naik, melengkung, melompat merata lagi dan naik menjulang tinggi dan akhirnya menggelombang di atas bentuk lidah api yang menyala. Hal ini menggambarkan semangat yang berkobar kobar di dalam dada Indonesia.

Seperti layaknya rumah, monas juga memiliki bagian-bagian di dalamnya.

Ruang Museum Sejarah

Ruang museum sejarah terletak 3 meter di bawah permukaan halaman Monas, ruang tersebut  memiliki ukuran sebesar 80×80 meter. Dinding dan lantainya semua dilapisi oleh batu marmer. Untuk  dalam ruangan Monas, pengunjung disajikan dengan 51 jendela yang mengabadikan sejarah sejak zaman kehidupan nenek moyang bangsa Indonesia. Di ruangan ini, pengunjung juga dapat mendengarkan suara rekaman suara Ir.Soekarno ketika membacakan teks Proklamasi.

Ruang Merdeka

Di ruang kemerdekaan  terbentuk ampiteater yang terletak di dalam cawan tugu, dan juga terdapat 4 atribut kemerdekaan, yaitu Lambang Negara Bhinneka Tunggal Ika, peta kepulauan Negara Republik Indonesia dan pintu gapura yang berisi naskah Proklamasi Kemerdekaan.

Untuk mencapai pelataran puncak tugu yang berada di ketinggian 115 meter, pengunjung bisa menggunakan lift yang berkapasitas sekitar 11 orang.

Pelataran mampu menampung 50an orang, disana disediakan 4 teropong yang ada pada setiap sudut, disana pengunjung bisa melihat pemandangan kota Jakarta dari ketinggian 132 meter dari halaman tugu Monas.

Dan pada puncak Tugu Monas ada lidah api yang terbuat dari perunggu.

Begitu membanggakannya monumen itu, namun ternyata area tersebut beberapa kali dikabarkan dengan banyaknya penumpukan sampah plastik, terutama saat tahun baru. Hal ini pastilah disebabkan oleh pengunjung yang membuang sampah sembarangan.

Karena hal itu, Konveksi tas Jakarta menghadirkan solusi terbaiknya, yaitu dengan menggunakan tas furing serbagai pengganti kantong plastik. Tas furing yang di produksi oleh Konveksi Tas Jakarta memiliki beraneka ragam desain yang menarik. Tak hanya itu Konveksi Tas Jakarta juga akan memberikan kepuasan dengan menawarkan pemesanan tas furing custom menggunakan desain sendiri.

Leave a Reply