Catatan Pengembara

Ternyata Tahapan Pekerjaan Arsitek Itu Seperti Ini Lho

0
pekerjaan profesi arsitek

Meskipun Anda bukanlah ahli dalam bidang perencanaan sebuah bangunan, namun pengetahuan akan tahapan pekerjaan arsitek sangatlah patut untuk Anda ketahui, terutama bagi Anda yang berencana menggunakan jasa arsitek. Pasalnya setiap tahapan proses perencanaan sebuah rumah, akan melibatkan Anda sendiri selaku pemilik rumah tersebut.

Menurut tim arsitek dari Biro Arsitek Online (www.ArsitekOnline.com) yang berhasil penulis wawancarai via telpon, biasanya ada 6 tahapan yang dilakukan oleh arsitek saat melakukan perancangan dan perencanaan sebuah bangunan rumah. Setiap tahapan memiliki presentase dan waktu penyelesaian tersendiri. Arsitek tak akan berani melangkah ketahap selanjutnya apabila belum mendapatkan persetujuan dari pemilik rumah. Lantas apa sajakah tahapan pekerjaan arsitek yang patut diketahui saat menggunakan jasanya? Berikut penjelasannya untuk Anda.

tahap pekerjaan arsitek

Tahapan Pekerjaan Arsitek yang Patut Diketahui

  1. Perencanan Konsep (25%)

    Perencanaan konsep menjadi tahapan pekerjaan arsitek yang patut diketahui oleh pengguna untuk pertama kalinya. Pada tahap ini arsitek akan membuat konsep rancangan berdasarkan data dan informasi dari klient atau pemilik rumah supaya proses pembangunan dapat terpenuhi sesuai rencana yang diinginkan.
  2. Perencanaan Desain (25%)

    Nah, di tahapan ini arsitek akan mewujudkan pola arsitektur dalam bentuk gambar yang mencakup aspek kualitatif dan kuantitatif bangunan. Nantinya pengguna akan mendapatkan laporan dalam bentuk tertulis dan gambar terkait pola yang dikehendaki. Pada tahap ini, pemilik rumah akan disajikan denah rencana awal dari rumah yang akan didesain. Dan pemilik rumah perlu mempelajarinya apakah setuju atau tidak terhadap konsep desain yang ditawarkan arsitek tersebut.
  3. Pengembangan Rancangan Desain Fasad (25%)

    Di tahap ini arsitek akan bekerja berdasarkan perencanaan desain yang sebelumnya sudah disetujui oleh pemilik rumah dan telah disepakati dengan mempertimbangkan material apa-apa saja yang akan digunakan pada rumah tersebut.
  4. Pembuatan Gambar Kerja (25%)

    Tahap ini adalah tahap akhir dari proses pekerjaan perencanaan arsitek. Pada tahap ini arsitek akan menyajikan dokumen pelaksanaan dalam bentuk gambar kerja yang meliputi gambar struktur, gambar konstruksi, mekanikal elektrikal, plafon, sanitasi dan sebagainya. Di tahap akhir ini arsitek menyajikan menjelaskan struktur sebuah bangunan secara rinci kepada pengguna terkait pelaksanaannya nanti serta teknis pembangunannya.

    tahap proses pembangunan yang dilakukan arsitek
  5. Pelaksanaan Kontruksi dan RAB

    Tahap ini diluar dari tahap perencanaan, tapi bisa kita masukkan karena merupakan rangkaian dari proses pembangunan fisik bangunannya. Gambar kerja yang telah disepakatai nantinya akan diubah dalam bentuk format dokumen yang mana didalamnya memuat uraian rencana kerja dan syarat-syarat Teknis Pelaksanaan Pekerjaan serta Rencana Anggaran Biaya yang diperlukan sebagai pedoman sebelum proses pembangunan dilaksanakan.
  6. Pengawasan Berkala

    Setiap seminggu sekali arsitek akan mengawasi pekerjaan yang dilakukan di lapangan untuk mengontrol apakah yang dikerjakan kontraktor sudah sesuai dengan rencana yang telah disepakati sebelumnya atau tidak. Dan pengawasan ini berlanjut terus sampai bangunan berdiri sempuran dan serah terima dengan pemilik rumah.

Nah, itulah tadi tahapan pekerjaan arsitek yang patut diketahui bagi Anda yang berencana menggunakan jasa arsitek dalam membangun rumah. Semoga bermanfaat, terima kasih.

Leave a Reply