Ethwan Rilian Hidup akan lebih indah jika kita mengerjakan sesuatu yang kita cintai. Jangan lupa BERSYUKUR hari ini. *Blogger*Introvert*Taurus*

√ Melihat 20 Tahun Kisah Perjalanan Raksasa Bisnis Alibaba

4 min read

√ Melihat 20 Tahun Kisah Perjalanan Raksasa Bisnis Alibaba

Alibaba.com didirikan pada April 1999 oleh 18 orang, dimana Jack Ma yang menjadi pemimpinnya. Sebelum memulai alibaba Jack Ma dan rekannya bekerja di sebuah kawasan di Kota Tiongkok Hangzhou di dekat apartemen Ma, yang kini menjadi tempat markasnya alibaba.

Awal Mula Alibaba Berdiri 1999

Pertamanya mereka meluncurkan situs web yang pertama yaitu Alibaba.com, sebuah website grosir daring yang berbahasa inggris. Lalu pada tahun yang bersamaan juga Alibaba meluncurkan pasar grosir domestik.

Sejarah awal kelahirannya alibaba dimulai dari pada saat awal mendapatkan investasi USD 20 juta dari investor Softbank. Jack Ma sendiri pada saat itu mengatakan tidak memfokuskan tujuan utamanya untuk mendapatkan keuntungan.

Jack Ma mengatakan “Kami tidak membahas mengenai pendapatan, begitupun mengenai model bisnis tidak kamu bahas,” Kata Jack Ma saat pertemuannya dengan seorang CEO Softbank bernama Masayoshi Son, dikutip dari Wall Street Journal.

Jack Ma juga mengatakan “Kami hanya membahas mengenai tentang bagaimana visi kami bersama. Maka selanjutnya kami membuat sebuah keputusan yang cepat,”. Menurut Jack Ma juga, investasi yang diberikan Softbank untuk Alibaba membantu Alibaba untuk tumbuh berkembang.

Baca Juga : √ Yuk Kenalan Dengan 14 Anak Perusahaan Alibaba Group

Taobao Lahir Pada Mei 2003

Taobao merupakan anak usaha dari Alibaba yang berdiri pada Mei 2003, menjadi perusahaan yang bergerak dibidang belanja online di Tiongkok yang berperan untuk mengakomodir para pihak ketiga sehingga dapat mempromosikan produk mereka.

Lalu pada tahun 2015 laporan keuangan tahunan Alibaba, mencatat volume barang dagang bruto Taobao mencapai nilai USD 223,9 miliar atau 1,59 triliun yuan, terus bertumbuh hingga pada laporan keuangan tahun 2019 mencapai nilai 3,11 triliun yuan.

Hal tersebut menjadikan pendapatan dari perusahaan Taobao menjadi bagian penting dari bisnis perdagangan inti bagi Alibaba itu sendiri.

Peluncuran Alipay Pada Desember Tahun 2004

Sebagai salah satu dari dua platform pembayaran berbasis kode QR terbesar di daerah Tiongkok, dengan demikian menjadi saingan utama dari perusahaan Tencent yang memiliki WeChat Pay.

Alipay itu sendiri tidak hanya berperan sebagai alat transaksi di toko-toko offline, tetapi juga bisa menjadi alat pembayaran di toko online. Maka dari itu Alipay telah berhasil menjadi aset yang kontroversial dalam sejarah Alibaba.

Mengapa kontroversial? karena hal tersebut menjadi penyebab Jack Ma dan perusahaan memiliki konflik dengan pemegang saham utama Softbank dan Yahoo.

Yahoo Sebagai Pemegang Saham Terbesar : Agustus 2005

Perusahaan Yahoo pernah menyuntikkan dana sebesar USD 1 miliar kepada perusahaan Alibaba. Hal tersebut menjadikan Yahoo sebagai pemegang saham terbesar dengan memiliki 40% kepemilikan pada saat itu. Bagian lain yang menjadi kesepakatan, Alibaba juga mengambil alih kendali bisnis Yahoo di Tiongkok.

CEO Yahoo Terry Semel saat itu juga mengatakan “Bersama-sama kami akan menciptakan salah satu perusahaan Internet terbesar yang ada di Tiongkok, maka dari itu aset gabungan kami akan membuat kami sebagai satu-satunya perusahaan yang memiliki posisi paling unggul dalam semua sektor utama yang mendorong ledakan pertumbuhan Internet di Tongkok, seperti perdagangan, pencarian, dan komunikasi,”.

Melakukan Penawaran Umum Perdana(IPO) di Hong Kong

Pada 2007, sebelum memulai debutnya di Amerika Serikat pada tahun 2014, Alibaba telah terlebih dahulu melakukan IPO di Hong Kong pada tahun 2007.

Penawaran umum perdana(IPO) tersebut berhasil meraup dana sebesar 13,1 miliar dolar Hong Kong(gross). Pada awal di hari pembukaannya tersebut, saham Alibaba mengalami peningkatan yang fantastis dari harga penawaran awalnya 13,50 dolar Hong Kong lalu menjadi 39,50 dolar Hong Kong.

Kelahiran Tmall Pada April 2008

Sebelumnya Alibaba meluncurkan produk baru yang disebut Taobao Mall yang telah diperkenalkan bertahun-tahun, lalu berganti nama menjadi Tmall. Bersama Taobao, Tmall sebagai salah satu anak usaha kini menjadi yang paling berperan dalam memberikan kontribusi pendapatan bagi Alibaba.

Tmall sendiri berperan untuk mengakomodir merek asing agar bisa mendirikan toko online agar dapat menjual produknya kepada para konsumen di Tiongkok. Di dalam Tmall sendiri terdapat berbagai macam, seperti contoh beberapa diantaranya ialah produk fashion mewah, elektronik, tidak hanya itu bahkan Starbucks pun ada di Tmall.

Bisnis Cloud Pertama Diluncurkan Alibaba Pada September 2009

Jika anda mengenal Alibaba Cloud, maka anda perlu tahu Alibaba mendirikan anak usahanya yang bergerak dalam bidang cloud computing itu pada September 2009. Pada saat ini Alibaba Cloud menjadi salah satu perusahaan yang bergerak dibidang Cloud Computing terbesar di Tiongkok.

Peran anak usaha Alibaba yang bergerak dalam bidang cloud computing ini menjadi sumber pendapatan terbesar kedua bagi perusahaan Alibaba sendiri. Bisnis ini juga dikatakan merupakan bisnis Alibaba yang memiliki pertumbuhan paling cepat.

Pada saat ini memang Jack Ma sudah mengundurkan diri sebagai CEO Alibaba itu sendiri, yang digantikan oleh Daniel Zhang sebagai CEO Alibaba saat ini. Daniel Zhang pada tahun 2018 mengatakan kepada CNBC International bahwa cloud akan menjadi “bisnis utama” bagi perusahaan Alibaba pada masa depan.

Daniel Zhang pun pernah mengatakan “Cloud computing adalah strategi jangka panjang bagi kami. Kami sangat mempercayai bahwa setiap bisnis di masa depan akan didukung oleh cloud,”.

Kontroversi Alipay Pada Mei 2011

Alibaba melakukan penjualan atas anak usahanya yaitu Alipay kepada kelompok yang dikendalikan oleh Jack Ma. Penyebabnya, karena aturan baru yang dikeluarkan oleh bank sentral China, People’s Bank of China, yang memberlakukan peraturan untuk pembayaran online pihak ketiga yang mengharuskan mereka untuk mendapatkan lisensi tertentu.

Namun demikian Yahoo sebagai pemegang saham terbesar Alibaba pada saat itu, mengatakan penjualan Alipay terjadi tanpa sepengetahuan mereka. Namun pernyataan Yahoo tersebut kemudian mendapatkan bantahan dari Alibaba.

Pada tahun yang sama akhirnya Softbank, Yahoo, dan Alibaba mencapai sebuah kesepakatan. Kesepakatan tersebut yaitu Alibaba akan dibayar setidaknya USD 2 miliar Hong Kong , tetapi tidak lebih dari USD 6 miliar namun dengan syarat Alipay harus menjadi sebuah perusahaan yang terbuka.

Selain dari pada itu Alipay juga diharuskan membayar sebuah biaya lisensi serta harus terus melayani Taobao.

Alibaba Membeli Sebagian Saham Dari Yahoo Pada September 2012

Pada September 2012 Alibaba memutuskan untuk membeli kembali setengah dari 40 % saham yang dipegang oleh Yahoo senilai USD 7,6 miliar. Dalam transaksi tersebut Yahoo menerima sekitar USD 6,3 miliar dalam bentuk tunai, dan senilai USD 800 juta dalam bentuk saham preferensi di Alibaba.

Ini merupakan keuntungan yang besar bagi Yahoo yang sebelumnya hanya berinvestasi awal sebesar USD 1 miliar pada tahun 2005.

Menjadi Perusahaan Terbuka di Bursa Saham New York Pada Tahun 2014

IPO terbesar dalam sejarah dialami oleh Alibaba saat memutuskan menjadi perusahaan terbuka di bursa saham New York pada September 2014. Dari aktivitas tersebut Alibaba berhasil mengumpulkan sebesar USD 25 miliar.

Karena hal tersebut Alibaba pada saat itu menjadi salah satu perusahaan teknologi terbesar di Asia Tenggara. Tidak hanya hal tersebut, karena bursa sama di New York juga menjadikan saham Alibaba naik sangat tinggi lebih dari 150 persen dari harga penawarannya yang sekitar USD 68 per saham.

Baca Juga : √ Yuk Kenalan Dengan 14 Anak Perusahaan Alibaba Group

Ant Financial Dibuat Pada Oktober 2014

Setelah kejadian Alipay yang menjadi kontroversial, Ant Financial dibuat namun tidak hanya untuk mengakomodir sistem pembayaran saja, tetapi juga untuk layanan keuangan yang lainnya.

Alibaba mengindikasikan untuk membuat sebuah fintech atau financial technology setelah dibuatnya perusahaan afiliasi Ant Financial tersebut. Dan hal tersebut benar saja terjadi, Ant Financial pada 2019 menjadi perusahaan fintech terbesar di Tiongkok.

Total aset yang dimiliki Ant Financial pada 2019 kalau tidak salah senilai USD 150 miliar.

Melakukan Investasi Sebesar USD 4,6 miliar Pada Agustus 2015

Kepada Suning Group yang merupakan perusahaan perdagangan terbesar di Tiongkok, Alibaba melakukan investasi sebesar USD 4,6 miliar atau sekitar 28,3 miliar yuan. Suning Group yang berperan membidik khusus pasar pedesaan serta pinggiran kota di China telah memiliki lebih dari 1.600 toko yang telah tersebar di lebih dari 700 kota di Tiongkok.

Hal tersebut menjadikan upaya Alibaba dalam melakukan perkembangan bisnisnya dengan menggabungkan bisnis online dengan bisnis offline. Dari hal tersebut Alibaba bertujuan untuk melakukan penggabungan dalam hal pembayaran, pengiriman makanan, e-commerce, serta bagian lain dari bisnisnya untuk menjadi satu ekosistem yang besar.

Menjadi Go Internasional Pada April 2016

Sejak berdirinya Alibaba lebih dari 20 tahun yang lalu, Fokus Alibaba yang utama tetap pada pasar domestiknya diantaranya: membantu merek asing serta lokal dalam menjual produknya kepada setiap konsumen di Tiongkok.

Langkah pertama Go Internasionalnya Alibaba dimulai dari ranah E-Commerce, yaitu pada April 2016 Alibaba mengambil alih saham di Lazada yang berbeasis di Singapura, perusahaan e-commerce tersebut melayani beberapa pasar di Asia Tenggara.

Mundurnya Jack Ma Sebagai CEO Alibaba pada September 2019

Walaupun sebelumnya pada september 2018 Jack Ma telah mengumumkan akan mengundurkan diri sepertinya hal itu bukanlah omong kosong belaka. Pasalnya pada september 2019 lalu Jack Ma resmi berhenti sebagai CEO alibaba.

Namun Jack Ma masih tetap akan menjadi bagian dari dewan direksi Alibaba sampai pertemuan pemegang saham tahunan 2020.

Penutup

Demikianlah sekilas cerita mengenai sejarahnya Alibaba serta peran serta kontribusi Jack Ma dalam perusahaan Alibaba, hingga Jack Ma memutuskan untuk berhenti sebagai CEO Alibaba. Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan anda, terima kasih.

 

Avatar
Ethwan Rilian Hidup akan lebih indah jika kita mengerjakan sesuatu yang kita cintai. Jangan lupa BERSYUKUR hari ini. *Blogger*Introvert*Taurus*

One Reply to “√ Melihat 20 Tahun Kisah Perjalanan Raksasa Bisnis Alibaba”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *